Ayah, Bapak, Papa, Father, apapun sebutannya…aku mengagumi dan mencintaimu

That When I was a Child
Before I’ve remove all the innocence
My Father were lift me high…and dance with my mother and me an then
Spindly around till I fine sly,
Then up to stairs he would care of me
And I knew for sure i was Luck

If I could get another change, another walk, another dance with him
I’d play a song that would never ever end
How I love, love much to dance with my father again

When I’ve my mother was disagree
To get my way I would to run from her to him
He make me left just to comfort me…
Then finally make me do just what my mama said,
Laid at the night when I was a sleep,
He left the dollar under my seat
Never dream that he would be gone from me…

If I could still, one final grants, one final step,one final dance with him,
I’d play a song that would never ever end
Coz I’d love .. love .. love .. to dance with my father again

Sometimes i listen outside her door,and i hear how mama cry for him
I’d pray for her even more than me (2x)

I know I’m praying for much too much,
but could You sent the only men she loved,
I know You don’t do it usually… but The Lord… she’s dying!!!
to dance with my father again….

Every night I fall a sleep… and this is all I have a dream….

this song by : ah ga tau gw lupa, M.Bolton kali… 

————————————————————————

Aku rindu pa… setelah jauh gini, baru aku ngerti semua pelajaran yg pernah papa ajarkan, walau dengan cara yang keras dan tegas… tapi itulah caramu pa..

Kalau dulu aku sering membantahmu, itu bukan karna aku benci papa, tapi karna aku ingin dimengerti, sebagai laki2 yang berangkat dewasa

Dan kalau dulu aku selalu berdebat danganmu, itu bukan karna aku ga tau kalau semua yang papa ucapkan itu benar, tapi aku selalu ingin membuktikan bahwa anak sulung papa ini mampu menjalankan nalar dan logikanya… 

papa begitu protektif terhadapku.. dan karna itulah sifat berontakku muncul, Hmmm… tapi justru sekarang saat jauh dari papa… aku rindu… aku rindu diomelin papa, aku ingat saat papa melotot sambil ngebentak saat aku kepergok ngerokok di gudang (hihihihihi)

Ahh… suatu saat papa pasti akan bangga padaku… pasti pa…. jaga kesehatan ya pa

4 Responses to “Ayah, Bapak, Papa, Father, apapun sebutannya…aku mengagumi dan mencintaimu”

  1. Hamdan Says:

    Kalau saja dinding 2x mslh ini,
    pantulkan suara hati kami yg ada di sini,
    lalu..
    angin menyampaikannya padamu (ayah..)
    maka kau akan tersenyum…,
    BUAH KERJA SIAPA YG MEMBUAT KAMI TIDAK LARI…..

  2. ' DEy ' Says:

    Hehe…bang Hamdan, makasih udah mo ikutan ngasih comment di bloggku…

    Gimana rasanya jadi seorang ayah bang Hamdan?

  3. tatarasyad Says:

    *nyoba ngasi komen yang cerdas, kocak dan norak ato disingkat cerkocrak…*

    bagian yang “… aku ingin dimengerti, sebagai laki-laki yang berangkat dewasa…” itu dalem dan bener banget ya! bahkan sebagai cewe pun aku pernah berada di situasi yang sama. tapi di saat itu pula, sang papa ingin dimengerti oleh anaknya.
    friksi itu tak dapat dihindarkan, dan ketika pada akhirnya sang anak dan ayahnya dapat merreda dan masalah terselesaikan maka di situlah indahnya berdebat ;) hubungan antar anak dan bapak pun semakin mendalam *tau dong gimana jarangnya seorang ayah menyatakan rasa sayang ke anaknya, terlebih ke anak cowo* jadi tanpa mesti bilang pun, si ayah juga merindukanmu Bang Dey, dan dia juga pasti pen Bang Dey jaga kesehatan juga…

    sumpah, gw jijay banget manggil ni ubur-ubur dengan sebutan abang… manggil ubur-ubur juga karna rambut keritingnya ngingetin gw ke ubur-ubur :D maaf, becanda kok bang… tu kan, gw manggil abang lagi.. siap-siap dah alergi kaligata seminggu :((

  4. ' DEy ' Says:

    Thanx yah Ta… udah mau ngisi comment di blogg gw, jarang loh ada cewe yg mo liat2 blog gw hiks hiks T_T …

    Gw akuin commentnya tata tuh cerdas, kocak dan selalu norak hahaha… itulah kelebihannya tata, eh ta…. baidewai, gw tuh bukan ubur uburrrrrrrrrr syalan!!!!!! gw tuh gurita %^*&%%*$

Leave a Reply